RE-RILIS : ALBUM “KADO BUAT IBU PERTIWI” : GORO-GORO SAWUNG JABO
10 Juli 2009
- Produksi : Joglo Jago Production (1998)
- Re-Rilis : Padepokan Gerilya EYB & Araska (2009)
Setelah kurang lebih 11 tahun album KADO BUAT IBU PERTIWI diluncurkan, kini PADEPOKAN GERILYA EYB merilis ulang album tersebut sebagai Kado buat Ulang Tahun Ibu Pertiwi yang ke 64 tahun di bulan Agustus depan.
Sepanjang pengetahuan kami tentang produksi album musik di tahun 1998, setidaknya hanya ada dua rilisan album yang 50% – 60% dari contentnya memotret kondisi sosial politik saat itu yakni : Matahati Reformasi/SLANK – Slank Record dan Kado Buat Ibu Pertiwi/Goro-Goro Sawung Jabo – Joglo Jago Production (selanjutnya kami singkat menjadi KAO BUI ). Artinya : Kedua album tersebut adalah bagian penting dari sejarah bangsa yang tak boleh hilang.

Dalam sebuah pembicaraan santai di KHASMIR ( Khayangan Sangat Miring = Pertapaan Jabo jika sedang berada di Depok, Jabar) ; seperti tak sengaja kejatuhan daun kering, kami mendadak terbetik untuk merilis ulang album KOU BUI tersebut. Selain karena album ini memiliki nilai sejarah, pada tahun 1998 itu KOU BUI di luncurkan masih dalam format kaset pita, dirilis terbatas, punya lirik-lirik yang terus relevan (tak mengenal jaman) dan yang pasti, hingga kini belum dibajak di internet !
Boleh-boleh saja usaha re-rilis ini dianggap sebagai usaha jibaku setengah sinting kami ditengah ramainya karya musik sebagai media penina bobok. Bagaimana tidak, album KAO BUI justru tak pernah bisa membuat kita nyenyak bermimpi, terus menggenderang dan menggugah nurani untuk berefleksi, berpikir tentang nasib diri kita semua ke depan.
Segudang pertanyaan disodorkan lewat album KOU BUI ini : mampukah kita MENGHADANG ANGIN ?, seperti apa rasanya berada di LANGIT MERAH ?, sadarkah kita bahwa KEMARIN DAN ESOK adalah juga hari ini ? dan apakah makna dibalik SATU LANGKAH SEJUTA CAKRAWALA ?
Syahdan, di album ini, Sawung Jabo yang jebolan musik klasik itu ber-BRUTAL RIA dengan string quartet, perkusi dan sejumlah perangkat akustik maupun elektrik. Kesopan santunan genre klasik di obok-obok dalam deretan komposisi yang padat nan artistic. Dan kamipun akhirnya harus berani bilang : Jabo telah berhasil memindahkan Roh Progressive Rock ke dalam instrument klasik, seperti memindahkan setan di dalam rumah ke tengah kuburan !
Ini Goro-Goro Sawung Jabo ! : Bukan SWAMI, bukan Kantata Taqwa atau sejumlah kelompok musik yang dia dulu pernah ada di dalamnya. Bersama SA’UNINE (String Quartet), TONDY RANGKUTI (Gitar) dan WANTO (Drum, Percussion), Eugen Bounty (Clarinet), Yus (Contra Bass, Fretless) dan Donny K (Flute, Sax) , KOU BUI-nya Goro-Goro Sawung Jabo di tahun 1998 akan tetap membuat gara-gara di tahun 2009, bahkan selama mahluk bernama manusia masih tetap ada.
Tunggu Agustus Depan !
Salam Kreatif
- Dionys Dhewanindra
- Padepokan Gerilya EYB dan Joglo Jago Production.
* Silahkan indent terlebih dahulu (via japri) buat kawan-kawan yang terlanjur penasaran. Tiga bulan pertama kami masih mendistribusikannya dalam jumlah terbatas.
Entry Filed under: Tak Berkategori. Tag: LIVE RECORDING, Music, elex yo ben, distribusi, Iwan Fals, Setiawan Jodi, Totok Tewel, Inisisri, SWAMI, Kantata Taqwa, Kantata Revolvere, Sirkus Ba-rock, sawung jabo, DISCOGRAFI SAWUNG JABO, 2006 Antologi, Jabo and friends, CD and DVD, Wot Cross-cultural Synergy & Rumah Nusantara; Blue On Stone, arr. Sawung Jabo, Naga Swara 2005 Gong Dolly Gong, Gong Dolly Gong (music, lyrics, arrangement & featured artist) 2004 Tentang Hidup Tentang Cinta, Baladna, live recoding, Rumah Nusantara 2001 Jula Juli Anak Negeri – Sirkus Barock anthology, GPS 2000 Not Just Music – GengGong, Wot Cross-cultural Synergy & Rumah Nusantara 1999 Jagad – Jagad, Log Zhelebour 1998 Goro-goro – Goro-Goro 1997 “Musik Dari Seberang Laut” in World Without Borders, Sawung Jabo & Friends, Larrikin Records; Dunia Cinta – Rachel, Airo Records Productions Hitam Putih – Sawung Jabo & Friend; Kantata Takwa Samsara – Kantata, Airo Records Prod. 1995 Sengkata – Nicky Ukur; lyrics, Supranada Abadi Records 1994 Fatamorgana – Sirkus Barock, Boulevard International Anak Wayang – Sawung Jabo & Iwan Fals, Metrotama Records 1993 Kanvas Putih – Sirkus Barock, Metrotama Records Dalbo – Dalbo, Airo Records Productions 1992 Badut – Sawung Jabo (solo), Satria Kurnia Irama 1991 Matahari dan Rembulan – Nicky Astria; lyrics, Citranada Utamamegah Kantata Takwa – Kantata, Airo Records Productions 1991 Hio – Swami, Airo Records Productions 1990 Bento – Swami, Airo Records Productions 1989 Bukan Debu Jalanan – Sirkus Barock, Liman Arca Putra Records 1988 Balada Penganggur, Sirkus Barock, Sepuluh Bintang Nusantara, Team Records 1986 Anak Setan – Sirkus Barock, Insan Records.
7 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed






1.
Oelil | 20 Juli 2009 at 19:38
tak tunggu karyane…. pasti dahsyat
2.
elexyoben | 20 Juli 2009 at 20:06
Siap komandan.
Begitu kelar nanti langsung tak kabari deh
3.
beno | 29 Juli 2009 at 01:35
minta lagu buadu – sawung jabo free download
4.
muna-muni | 29 Juli 2009 at 16:45
good news………………………………………
5.
elexyoben | 29 Juli 2009 at 18:03
@ muna-muni
Yoi coy…
6.
elexyoben | 29 Juli 2009 at 18:18
@beno
Di google aja bro. Kayaknya sudah ada yang mbajak tuh. Gak tau siapa
7.
Iffary oi | 23 Agustus 2009 at 15:38
Salam oi..! Kapan tuh kang jabo kasetnya beredar, aku tau ada album barunya tapi nda ketemu di toko kaset kota tegal. Sukses unt kang Jabo yg kmrin konser di Bandung.